Langsung ke konten utama

GTA 6 Ogah Bikin Pemain Terlalu 'Berkuasa' seperti di GTA 5

GTA 6 Ogah Bikin Pemain Terlalu 'Berkuasa' seperti di GTA 5

Rockstar Games ingin menghadirkan pengalaman bermain yang berbeda dalam Grand Theft Auto VI (GTA 6). Pemain tidak akan lagi merasa menjadi satu-satunya sosok berbahaya seperti dalam GTA 5.

Dikutip dari GameSpot, Minggu , Co-studio Head at Rockstar North, Rob Nelson, menjelaskan karakter non-playable character (NPC) akan memiliki inisiatif sendiri.

Mereka bahkan dapat mengambil tindakan terhadap pemain, bukan sekadar melarikan diri saat menghadapi ancaman.

“Dunia akan bereaksi terhadapmu, sebagaimana kamu juga bertindak terhadap dunia,” ujar Nelson.

Pada seri sebelumnya, pemain menjadi satu-satunya pihak selain polisi yang memiliki persenjataan tersembunyi. Karakter lain umumnya memilih kabur saat pemain bertindak agresif. Di GTA 6, situasi bisa berbeda karena mereka juga mampu melawan.

Cerita GTA 6 mengikuti Jason dan Lucia, pasangan kekasih yang terlibat dalam dunia kriminal. Keduanya digambarkan sebagai buronan yang harus menyelesaikan berbagai urusan tanpa menarik perhatian.

Nelson menjelaskan, pemain tetap bebas melakukan perampokan atau melawan orang yang lebih dulu mengganggu mereka.

Namun, tindakan yang berlebihan dan terus-menerus dapat memengaruhi criminal profile karakter.

Rockstar tidak menetapkan satu cara bermain yang benar atau salah. Pemain bisa memilih pendekatan masing-masing, termasuk menentukan seberapa jauh mereka ingin terlibat dalam tindakan kriminal.

Nelson menegaskan, karakter yang dimainkan tetap memiliki kemampuan untuk menggunakan kekerasan dan senjata. Bedanya, mereka bukan lagi satu-satunya pihak yang berbahaya.

Pendekatan ini membuat situasi lebih sulit diprediksi, seperti yang mulai dikembangkan Rockstar dalam Red Dead Redemption 2.

Rockstar juga memperbarui sistem pengejaran polisi dalam GTA 6. Menurut sebuah laporan, sistem heat yang baru membuat polisi lebih memperhatikan penampilan dan pakaian pemain saat melakukan pengejaran.

Mengenakan topi atau kacamata tidak otomatis membuat pemain luput dari pengenalan polisi. Pemain masih bisa dikenali berdasarkan penampilan dan pakaian yang digunakan.

Pemain perlu mengganti pakaian untuk mengubah penampilan saat berusaha menghindari pengejaran.

Mekanisme ini membuat upaya melarikan diri tidak cukup hanya dengan mengganti aksesori.

Melalui perilaku NPC dan sistem pengejaran yang diperbarui, Rockstar berupaya menghadirkan dunia permainan yang lebih dinamis serta memberikan tantangan berbeda bagi pemain.

GTA 6 dijadwalkan meluncur pada untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X|S.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Huawei Dikabarkan Siapkan Xingmang, Sub-Merek Ponsel Kelas Menengah

Huawei dikabarkan tengah menyiapkan sub-merek ponsel pintar baru bernama Xingmang. Namun, produk ini akan terlebih dulu dipasarkan di China. Melansir GSMArena dan Stuff South Africa, Kamis , kabar tersebut dibocorkan Dingjiao Digital yang menyebut sub-merek ini menyasar ponsel kelas menengah. Produk mengusung merek Xingmang berpeluang meluas ke perangkat wearable, headphone, dan tablet kelas menengah. Perkiraan waktu peluncuran merek tersebut sebelum akhir Oktober 2026. Perangkat ponsel dikabarkan membuang fitur premium yang terlalu mahal, tetapi tetap memakai sistem operasi HarmonyOS dan teknologi XMAGE. Spesifikasi itu mirip dengan lini Nova, yang selama ini menjadi lini harga terjangkau Huawei. Xingmang dinilai bisa menggantikan Nova. Huawei juga bisa memilih jalan lain dengan memisahkan Nova menjadi merek sendiri untuk pasar luar negeri. Dilaporkan tidak menutup kemungkinan ponsel juga akan meluncur di luar negeri, tetapi konsumen internasional kemungkinan baru menikmatinya setela...

WhatsApp Bisa Lacak Teman yang sedang Online hingga Pengingat Ulang Tahun

WhatsApp tengah menguji coba tab Kontak khusus pada aplikasi versi Android. Fitur ini telah muncul di pembaruan beta terbaru lewat Google Play Store. Saat ini, ketersediaannya masih terbatas bagi pengguna program beta dan belum tersedia untuk semua pengguna. Mengutip GSMArena, Sabtu , pada navigasi utama, tab baru ini menampilkan daftar kontak lengkap dengan indikator titik hijau bagi pengguna yang sedang online atau aktif. Namun, status ini tidak berlaku bagi mereka yang menonaktifkan fitur Last Seen. Pengguna juga dapat mengurutkan daftar kontak berdasarkan aktivitas terbaru atau urutan abjad. Selain itu, pengguna bisa memanfaatkan bilah pencarian berdasarkan nama, nomor telepon, hingga nama pengguna. Selain indikator status aktif, tab Kontak ini terintegrasi dengan daftar kontak di ponsel untuk menampilkan pengingat ulang tahun. Jika ada kontak yang berulang tahun hari ini, sistem otomatis menampilkan ikon kue dan keterangan "Ulang tahun hari ini" (Birthday today). WhatsA...

iPhone Duo vs Xiaomi 18 Fold, Pertempuran Dua Raksasa HP Lipat

Diperkenalkan hanya dalam selang waktu dua hari, iPhone Duo dan Xiaomi 18 Fold menyita perhatian publik. Kedua HP lipat ini memiliki kemiripan unik pada desain fisiknya yang berbentuk persegi menyerupai paspor. Meski sekilas tampak mirip, kedua perangkat ini menyimpan perbedaan mendasar pada sektor kamera, dapur pacu, hingga strategi harga dan ketersediaan di pasar. Mengutip laporan Engadget, Jumat , iPhone Duo dibanderol mulai dari US$ 1,999 (sekitar Rp 35,7 juta), sementara Xiaomi 18 Fold dilepas dengan harga US$ 1,640 (sekitar Rp 29,3 juta). Saat ini, iPhone Duo baru masuk tahap pemesanan awal (pre-order) dan Xiaomi 18 Fold baru tersedia di pasar Tiongkok. Berikut perbandingan spesifikasi lengkap kedua perangkat flagship tersebut: Layar dan Material Dari sektor visual, layar dalam kedua HP lipat ini sama-sama berukuran 7,6 inci dengan layar luar 5,4 inci dan didukung refresh rate 120Hz. Xiaomi unggul dalam hal tingkat kecerahan puncak yang mencapai 4.000 nits, mengalahkan iPhone Du...