Langsung ke konten utama

Pasar Smartphone Global Anjlok 20 Persen, Bagaimana Nasib Samsung dan Apple?

Pasar Smartphone Global Anjlok 20 Persen, Bagaimana Nasib Samsung dan Apple?

Pasar smartphone global mencatatkan kinerja terburuknya dalam belasan tahun terakhir. Laporan terbaru Counterpoint Research (CR) menunjukkan pengiriman smartphone pada kuartal ketiga tahun ini merosot tajam hingga 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di tengah lesunya pasar, Samsung dan Apple menjadi dua raksasa teknologi yang mampu meningkatkan pangsa pasar mereka.

Samsung memimpin dengan pangsa pasar 23% (naik dari 19% pada Q3 2025), disusul Apple di posisi kedua dengan 22% (naik dari 18%). Demikian sebagaimana dilaporkan GSMArena, Kamis .

Sementara itu, jajaran produsen lain justru mengalami penurunan pangsa pasar. Xiaomi turun menjadi 10% (sebelumnya 14%), Oppo mencapai angka 9% (sebelumnya 12%), dan Vivo tersisa 8% (sebelumnya 9%).

CR melaporkan pengiriman smartphone menjadi paling rendah dalam 14 tahun terakhir untuk periode kuartal ketiga.

Hal ini tentu saja disebabkan oleh melonjaknya harga komponen memori secara signifikan. Akibatnya, pasar ponsel kelas terjangkau harus tertekan. Rata-rata harga eceran ponsel global bahkan telah melonjak hingga 20% sepanjang tahun ini.

Berbeda dengan segmen terjangkau, permintaan untuk ponsel kelas premium terbukti relatif tangguh. Penjualan Samsung meningkat berkat tingginya minat awal terhadap lini ponsel lipat terbarunya, seperti Galaxy Z Fold8 dan Flip8.

Di sisi lain, Apple berhasil mengukir rekor sejarah dengan melampaui 20% pangsa pasar pada kuartal ketiga untuk pertama kalinya.

Para produsen diprediksi akan mengalihkan fokus dari mengejar volume pengiriman ke peningkatan profitabilitas. Langkah-langkah seperti pemangkasan volume produksi, penyederhanaan portofolio produk, serta fokus pada perangkat kelas atas diperkirakan terus berlanjut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Huawei Dikabarkan Siapkan Xingmang, Sub-Merek Ponsel Kelas Menengah

Huawei dikabarkan tengah menyiapkan sub-merek ponsel pintar baru bernama Xingmang. Namun, produk ini akan terlebih dulu dipasarkan di China. Melansir GSMArena dan Stuff South Africa, Kamis , kabar tersebut dibocorkan Dingjiao Digital yang menyebut sub-merek ini menyasar ponsel kelas menengah. Produk mengusung merek Xingmang berpeluang meluas ke perangkat wearable, headphone, dan tablet kelas menengah. Perkiraan waktu peluncuran merek tersebut sebelum akhir Oktober 2026. Perangkat ponsel dikabarkan membuang fitur premium yang terlalu mahal, tetapi tetap memakai sistem operasi HarmonyOS dan teknologi XMAGE. Spesifikasi itu mirip dengan lini Nova, yang selama ini menjadi lini harga terjangkau Huawei. Xingmang dinilai bisa menggantikan Nova. Huawei juga bisa memilih jalan lain dengan memisahkan Nova menjadi merek sendiri untuk pasar luar negeri. Dilaporkan tidak menutup kemungkinan ponsel juga akan meluncur di luar negeri, tetapi konsumen internasional kemungkinan baru menikmatinya setela...

WhatsApp Bisa Lacak Teman yang sedang Online hingga Pengingat Ulang Tahun

WhatsApp tengah menguji coba tab Kontak khusus pada aplikasi versi Android. Fitur ini telah muncul di pembaruan beta terbaru lewat Google Play Store. Saat ini, ketersediaannya masih terbatas bagi pengguna program beta dan belum tersedia untuk semua pengguna. Mengutip GSMArena, Sabtu , pada navigasi utama, tab baru ini menampilkan daftar kontak lengkap dengan indikator titik hijau bagi pengguna yang sedang online atau aktif. Namun, status ini tidak berlaku bagi mereka yang menonaktifkan fitur Last Seen. Pengguna juga dapat mengurutkan daftar kontak berdasarkan aktivitas terbaru atau urutan abjad. Selain itu, pengguna bisa memanfaatkan bilah pencarian berdasarkan nama, nomor telepon, hingga nama pengguna. Selain indikator status aktif, tab Kontak ini terintegrasi dengan daftar kontak di ponsel untuk menampilkan pengingat ulang tahun. Jika ada kontak yang berulang tahun hari ini, sistem otomatis menampilkan ikon kue dan keterangan "Ulang tahun hari ini" (Birthday today). WhatsA...

iPhone Duo vs Xiaomi 18 Fold, Pertempuran Dua Raksasa HP Lipat

Diperkenalkan hanya dalam selang waktu dua hari, iPhone Duo dan Xiaomi 18 Fold menyita perhatian publik. Kedua HP lipat ini memiliki kemiripan unik pada desain fisiknya yang berbentuk persegi menyerupai paspor. Meski sekilas tampak mirip, kedua perangkat ini menyimpan perbedaan mendasar pada sektor kamera, dapur pacu, hingga strategi harga dan ketersediaan di pasar. Mengutip laporan Engadget, Jumat , iPhone Duo dibanderol mulai dari US$ 1,999 (sekitar Rp 35,7 juta), sementara Xiaomi 18 Fold dilepas dengan harga US$ 1,640 (sekitar Rp 29,3 juta). Saat ini, iPhone Duo baru masuk tahap pemesanan awal (pre-order) dan Xiaomi 18 Fold baru tersedia di pasar Tiongkok. Berikut perbandingan spesifikasi lengkap kedua perangkat flagship tersebut: Layar dan Material Dari sektor visual, layar dalam kedua HP lipat ini sama-sama berukuran 7,6 inci dengan layar luar 5,4 inci dan didukung refresh rate 120Hz. Xiaomi unggul dalam hal tingkat kecerahan puncak yang mencapai 4.000 nits, mengalahkan iPhone Du...